Monday, June 27, 2011

Cara Memperbaiki Komputer Tidak Bisa Booting

Salah satu kerusakan komputer yang sering saya temukan adalah permasalahan komputer yang tidak bisa booting. Disini ada beberapa kasus yang bisa terjadi, diantaranya:
* Komputer tidak bisa booting dengan menampilkan pesan error
* Komputer booting, namun kemudian muncul bluescreen.
* Komputer booting, namun kemudian merestart lagi.

Untuk permasalahan komputer yang setelah booting muncul tampilan bluescreen, saya telah membahasnya dalam postingan tentang cara memperbaiki komputer bluescreen. Begitu juga dengan penyebab dan cara memperbaiki komputer yang sering restart dan memperbaiki komputer sering hang telah saya uraikan dalam postingan beberapa waktu yag lalu. Sedangkan untuk komputer yang tidak bisa booting sama sekali, disini ada beberapa penyebab yang bisa terjadi, diantaranya:
1. Komputer tidak bisa booting karena Hardisk tidak terdeteksi
Hal ini biasanya ditandai dengan munculnya pesan Disk Boot failure. Untuk mengatasi masalah ini, kita bisa melakukan beberapa hal diataranya:
* mengecek kondisi kabel IDE atau SATA pada Hardisk, pastikan sudah terpasang dengan benar.
* untuk 2 hardisk IDE yang terpasang pada 1 kabel, cek posisi jumper untuk setingan Master dan Slavenya supaya jangan tertukar.
* cek apakah Hardisk sudah terdeteksi oleh BIOS atau belum, coba di-detect satu persatu. Kalau sama BIOS aja ga terdeteksi berarti masalahnya ada pada hardisk tersebut.
* coba pegang permukaan hardisk, untuk hardisk yang hidup akan terasa getarannya.
2. Komputer tidak bisa booting karena permasalahan Memori dan VGA Card.
Biasanya ditandai dengan terdengarnya bunyi beep yang berulang-ulang, dan tampilan monitor yang tidak mau ngangat. Untuk mengeceknya :
* coba lepas dulu Memory atau VGA Card, pin-nya dibersihkan dan dipasangkan kembali dengan benar.
* coba pasang memory di slot yang lain.
* untuk memory yang lebih dari satu, copot aja dulu yang lainnya dan dites satu persatu.
* kalau masing terdengar bunyi beep, coba ganti aja dulu Memori atau VGA Cardnya.
3. Komputer yang tidak mau booting karena Processor kepanasan.
Masalah Processor yang overheat bisa menyebabkan komputer sering hang, komputer restart sendiri bahkan komputer ga mau booting.
* Coba dicek kondisi Heatsink dan fan Processor
* Lihat juga suhu Processor pada Hardware Monitor di BIOS.
4. Komputer tidak bisa booting karena hardisk atau sistem Windows yang corupt.
Hal ini bisa dilihat dari pesan yang menunjukkan adanya file yang rusak atau hilang. Untuk mengatasinya:
* Coba dicek dulu kondisi Memory, kalau terpasang lebih dari satu dan tidak kompatibel, biasanya muncul error sistem windows corupt, jadi lepaskan dulu memory yang tidak sejenis.
* Repair Hardisk seperti telah saya jelaskan dalam artikel cara memperbaiki hardisk
* Repair Windows atau install ulang sistem Windows komputer Anda.

Arti Bunyi Beep pada Komputer Anda

Pernah dengar Komputer Anda berbunyi setelah masuk ke BIOS? Nah, pada Episode kali ini kita akan berkenalan dengan bunyi-bunyian yang mencemaskan…..
  1. Tidak ada bunyi Beep sama sekaliBerterima kasihlah Anda kepada Tuhan karena memang komputer Anda tidak bermasalah…… Tapi tetap tidak mau bekerja?Nah, berarti ada masalah nih…. Kemungkinan pertama adalah Power Supply, coba Anda periksa kembali apakah Power Supply Anda telah dipasang dengan benar. Periksa juga tegangan yang masuk apakah sesuai dengan kebutuhan. Kalau semuanya sudah benar berarti Power Supply Anda yang bermasalah….. Kemungkinan Kedua adalah Motherboard, periksa apakah Mobo anda masih berfungsi dengan benar. Kemungkinan ketiga adalah Speaker Internal Anda, coba periksa kembali apakah kabel speaker internal anda telah terpasang dengan benar pada Mobo.
  2. Bunyi Beep satu kaliSiplah kalo cuma bunyi sekali, ini berarti semua komponen dalam keadaan baik-baik saja tetapi ada yang tidak terpasang dengan benar. Tetapi jika berbunyi satu kali dan tidak ada gambar di monitor, ada baiknya anda periksa kembali VGA card anda apakah sudah terpasang dengan benar sekalian juga periksa kabel yang berhubungan dengan monitor anda. Jika keadaan tetap tidak berubah coba anda periksa mobo anda apakah masih berfungsi dengan benar atau tidak. Jika hal ini terjadi kemungkinan ada masalah dengan salah satu chip di mobo. Langkah yang paling aman adalah mengganti mobo anda.Catatan : sebelum mengganti mobo sebaiknya coba perhatikan apakah mobo anda berdebu? coba bersihkan kemungkinan salah satu komponen antara vga dan memori salah satu slotnya bermasalah.
  3. Bunyi Beep dua kaliKalau anda mendengar bunyi seperti ini sebanyak dua kali bisa dipastikan memori anda yang bermasalah. Periksa fasilitas grafis anda apabila berfungsi dengan benar maka akan muncul error pada monitor. Jika tidak berarti ada masalah dengan parity bagian 64KB yang pertama. Periksa SIMM yang ada, kemudian lakukan booting ulang. Jika bunyi masih terdengar berarti ada masalah dengan chip memori. Ganti kedudukan memori pada slot yang lain. Jika memori dalam keadaan berfungsi tetapi bunyi masih terdengar ada baiknya anda mengganti mobo.
  4. bunyi Beep tiga kaliLakukan pemeriksaan seperti nomor 3, biasanya kerusakan atau permasalahannya hampir sama dengan bunyi beep dua kali.
  5. Bunyi Beep empat kaliLakukan pemeriksaan seperti nomor 3, biasanya kerusakan atau permasalahannya hampir sama dengan bunyi beep dua atau tiga kali. Pada bunyi beep tiga kali masalah juga mungkin terjadi karena timer pada pc yang kurang berfungsi dengan baik.
  6. Bunyi Beep lima kaliProtes keras bukan cuma dilakukan para mahasiswa tapi juga oleh memori. Periksa memori anda muali dari slot sampai chip memori apakah masih berfungsi dengan benar. Coba cabut dan pasang kembali setelah itu booting ulang. Jika masih terdengar bunyi yang sama coba pinjam prosesor teman anda… hehe….mungkin saja prosesor anda yang rusak.
  7. Bunyi Beep enam kaliKemungkinan terbesar terjadi pada chip dalam mobo yang mengendalikan fungsi keyboard. Coba atur kembali posisi chip jika tidak disolder. Jika bunyi masih terdengar coba ganti chipset dengan yang baru jika dimungkinkan. Ini juga kalo chipsetnya tidak disolder mati ke mobo. Jika tidak terpaksa anda mengganti dengan mobo yang baru.
  8. Bunyi Beep tujuh kaliBunyi tujuh kali, pusing tujuh keliling…. Buat kita-kita yang masih mahasiswa masalah ini bisa jadi bakal mengorek habis cadangan devisa yang dimiliki. Kemungkinan yang bermasalah adalah Mobo dan Prosesor…. Coba perhatikan pin (kaki pada prosesor) apakah ada yang patah. Atau prosesor anda memang bermasalah. Bisa juga karena mobo anda yang kurang beres. Coba lakukan pengujian dengan memasang prosesor pada pc lain yang menggunakan prosesor yang sama. Jika prosesor berfungsi dengan baik maka mobo anda yang bermasalah. Jalan yang terbaik adalah dengan mengganti salah satu komponen yang kurang beres tadi.
  9. Bunyi Beep delapan kaliBisa dipastikan vga alias kartu grafis anda yang bermasalah. Coba pasang ulang dan periksa kembali semua interface yang berhubungan denga kartu grafis ini… Jika masih bermasalah kemungkinan kerusakan terjadi pada memori dalam kartu grafis atau malah keseluruhan kartu grafis anda. Langkah terbaik adalah mengganti kartu grafis dengan yang baru.
  10. Bunyi Beep sembilan kaliBIOS anda bermasalah…… coba ganti atau upgrade BIOS anda, kalau masih bermasalah lagi-lagi harus mengganti mobo.
  11. Bunyi Beep sepuluh kaliHehehe… maaf bener nih pembaca…. lagi-lagi harus ganti mobo…. soalnya CMOS-nya radang usus buntu.
  12. Bunyi Beep sebelas kaliNah, kalo yang ini bisa jadi karena cahce memori maka PC secara otomatis mendisable-nya untuk anda. Yang harus dilakukan adalah mengaktifkannya kembali dengan menekan tombol ctrl+alt+shift++Kalo masih kurang tokcer… silahkan ganti memori anda..
1. Komputer tidak bisa booting karena Hardisk tidak terdeteksi
Hal ini biasanya ditandai dengan munculnya pesan Disk Boot failure. Untuk mengatasi masalah ini, kita bisa melakukan beberapa hal diataranya:
  • mengecek kondisi kabel IDE atau SATA pada Hardisk, pastikan sudah terpasang dengan benar.
  • untuk 2 hardisk IDE yang terpasang pada 1 kabel, cek posisi jumper untuk setingan Master dan Slavenya supaya jangan tertukar.
  • cek apakah Hardisk sudah terdeteksi oleh BIOS atau belum, coba di-detect satu persatu. Kalau sama BIOS aja ga terdeteksi berarti masalahnya ada pada hardisk tersebut.
  • coba pegang permukaan hardisk, untuk hardisk yang hidup akan terasa getarannya.

2. Komputer tidak bisa booting karena permasalahan Memori dan VGA Card.
Biasanya ditandai dengan terdengarnya bunyi beep yang berulang-ulang, dan tampilan monitor yang tidak mau ngangat. Untuk mengeceknya :
  • coba lepas dulu Memory atau VGA Card, pin-nya dibersihkan dan dipasangkan kembali dengan benar.
  • coba pasang memory di slot yang lain.
  • untuk memory yang lebih dari satu, copot aja dulu yang lainnya dan dites satu persatu.
  • kalau masing terdengar bunyi beep, coba ganti aja dulu Memori atau VGA Cardnya.

3. Komputer yang tidak mau booting karena Processor kepanasan.
Masalah Processor yang overheat bisa menyebabkan
komputer sering hang, komputer restart sendiri bahkan komputer ga mau booting.
  • Coba dicek kondisi Heatsink dan fan Processor
  • Lihat juga suhu Processor pada Hardware Monitor di BIOS.

4. Komputer tidak bisa booting karena hardisk atau sistem Windows yang corupt.
Hal ini bisa dilihat dari pesan yang menunjukkan adanya file yang rusak atau hilang. Untuk mengatasinya:
  • Coba dicek dulu kondisi Memory, kalau terpasang lebih dari satu dan tidak kompatibel, biasanya muncul error sistem windows corupt, jadi lepaskan dulu memory yang tidak sejenis.
  • Repair Hardisk seperti telah saya jelaskan dalam artikel cara memperbaiki hardisk
  • Repair Windows  atau install ulang sistem Windows komputer Anda.

Cara Booting Komputer Dari Bootable CD atau DVD

Artikel ini saya tulis berdasarkan keluhan visitor yang ingin menginstall ulang windows tetapi tidak bisa boot dari CD ROM. Menurut beliau CD Boot sudah dimasukkan tetapi komputer selalu boot langsung dari hard disk drive. Kebetulan beliau adalah kelas pemula yang ingin belajar reparasi komputer. Sebetulnya masalah ini sederhana karena komputer tersebut diset untuk boot dari hard disk drive bukan dari CD ROM. Artinya perlu dilakukan perubahan kecil pada setting BIOS komputer.
Ikuti langkah-langkah mudah untuk boot dari CD atau DVD.
  1. Start komputer Anda, lalu tekan tombol untuk mengakses BIOS (ini relatif pada setiap pabrikan mainboard, ada yang menggunakan tombol F1, F1, DELETE. Pada umumnya mainboard Asus menggunakan tombol DELETE untuk mengakses BIOS). Tetapi mainboard lain sering menggunakan F1 atau juga F2.
  2. Setelah masuk BIOS, cari Primary First Boot (istilah ini juga ada kalanya beda sesuai mainboard). Dari Primary First Boot atur first boot dari CD atau DVD, bukan hard disk. Beberapa komputer sudah dikonfigurasi dengan cara ini secara langsung, tetapi banyak juga yang tidak.
  3. Simpan pengaturan no.2 diatas lalu silakan keluar dari BIOS. Masukkan bootable CD atau DVD dalam drive CD Anda.
  4. Restart komputer Anda.
  5. Tekan sembarang tombol ketika muncul pesan [Press any key to boot from CD or DVD... ] untuk boot dari CD atau DVD.
  6. Jika sampai pada point no.5 diatas Anda tidak melakukan apa pun, komputer Anda akan memeriksa untuk informasi boot pada perangkat boot berikutnya dalam daftar di BIOS dan biasanya komputer akan mencari hard disk untuk boot. Ada juga beberapa CD dan DVD bootable mengabaikan permintaan pada no.5 dan akan segera mulai instalasi.
  7. Setelah langkah no.5 di atas, komputer Anda sekarang akan boot dari CD atau DVD disk.
Jika sudah Anda mencoba langkah-langkah di atas tetapi komputer Anda tidak bisa boot dari CD atau DVD dengan benar, maka cermati dengan baik beberapa tips di bawah ini;
  1. Periksa kembali urutan boot di BIOS (Langkah 2 diatas). Saya telah menemukan bahwa nomor satu alasan bootable disk tidak akan boot adalah karena BIOS tidak dikonfigurasi untuk memeriksa CD / DVD drive pertama. Biasa juga sudah dikonfigurasi tetapi tidak disimpan (save).
  2. Apakah Anda memiliki lebih dari satu CD atau DVD drive? Coba masukkan CD atau DVD bootable pada drive CD lain dan restart komputer Anda. Ini untuk menjaga kemungkinan bahwa CD atau DVD drive yang satu pembacaannya sudah tidak valid lagi karena sudah berumur tua.
  3. Bersihkan CD atau DVD boot. Jika disk sudah tua, biasanya akan kotor/berdebu sehingga susah dibaca isinya.
  4. Jika boot sudah berjalan normal maka silakan lanjutkan proses instalasi dan nantinya akan ada 2 pilihan untuk Anda yaitu clean instalasi (instalasi total) dan repair windows
 Kurang jelas KLIK DI SINI

No comments:

Post a Comment

kesan dalam terukir dihati kami,atas kebaikan anda menulis comment,kesan,saran,dll.teriring do'a jazakumullah khairan katsir.